Pengambilan Sampel Darah Malaria bagi Penduduk Pendatang sebagai Upaya Deteksi Dini

Petugas UPTD Puskesmas Banjarangkan II melakukan pengambilan sampel darah untuk pemeriksaan malaria pada penduduk pendatang sebagai bagian dari upaya deteksi dini malaria dan edukasi pencegahan penularan di masyarakat. Pemeriksaan dilakukan dengan mengambil sampel darah dan memberikan edukasi mengenai gejala malaria serta pencegahan gigitan nyamuk.

UPTD Puskesmas Banjarangkan II melaksanakan kegiatan pengambilan sampel darah malaria bagi penduduk pendatang sebagai bagian dari upaya deteksi dini dan pencegahan penularan malaria di masyarakat.

Kegiatan ini dilakukan dengan mengambil sampel darah dari penduduk pendatang untuk dilakukan pemeriksaan malaria. Pemeriksaan dilakukan sebagai langkah skrining untuk mengetahui adanya infeksi malaria sehingga dapat dilakukan tindak lanjut sesuai dengan hasil pemeriksaan.

Malaria merupakan penyakit yang disebabkan oleh parasit Plasmodium dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles. Gejala yang dapat muncul antara lain demam, menggigil, berkeringat, sakit kepala, lemas, serta nyeri pada tubuh. Pada kondisi tertentu, malaria dapat berkembang menjadi penyakit yang lebih berat apabila tidak segera ditangani.

Penduduk yang datang atau tinggal dari wilayah yang memiliki risiko malaria perlu mendapatkan perhatian dalam upaya pencegahan dan deteksi dini. Pemeriksaan sampel darah membantu petugas kesehatan mengetahui kondisi kesehatan dan menentukan langkah selanjutnya apabila ditemukan hasil yang memerlukan penanganan.

Melalui kegiatan ini, masyarakat juga diberikan edukasi mengenai pentingnya mengenali gejala malaria, menjaga kebersihan lingkungan, serta menghindari gigitan nyamuk. Upaya perlindungan dari gigitan nyamuk dapat dilakukan dengan menggunakan kelambu saat tidur, memakai pakaian yang menutup tubuh, menggunakan obat antinyamuk, serta menjaga lingkungan agar tidak menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.

Masyarakat yang mengalami demam atau gejala lain yang mengarah pada malaria, terutama setelah melakukan perjalanan atau tinggal di wilayah berisiko, diimbau untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan.

UPTD Puskesmas Banjarangkan II berkomitmen untuk terus mendukung upaya pencegahan dan pengendalian malaria melalui deteksi dini, pemeriksaan kesehatan, edukasi kepada masyarakat, serta pemantauan kesehatan secara berkelanjutan.

Waspada Demam Berdarah Dengue (DBD), Lindungi Keluarga dengan 3M Plus

Poster edukasi “3M Plus Cegah DBD” yang menjelaskan langkah menguras, menutup, dan mendaur ulang, serta berbagai upaya tambahan untuk mencegah gigitan dan perkembangbiakan nyamuk penyebab DBD.

Meningkatnya populasi nyamuk di lingkungan sekitar dapat meningkatkan risiko penularan Demam Berdarah Dengue (DBD). Penyakit ini ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan dapat menyerang siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa. Gejala DBD yang perlu diwaspadai antara lain demam tinggi mendadak, nyeri kepala, nyeri otot dan sendi, muncul bintik merah pada kulit, serta rasa … Baca Selengkapnya

WASPADA HANTA VIRUS

WASPADA PENYAKIT HANTA VIRUS

Kasus infeksi virus hanta pada manusia lebih banyak ditemukan di lingkungan dengan sanitasi buruk dan populasi tikus yang tinggi. Gejalanya mungkin terlihat ringan di awal, tapi dampaknya bisa fatal bagi ginjal dan pernapasan.Oleh karena itu, penting untuk selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Jika sakit, segera periksa ke dokter dan pemeriksaan laboratorium agar mencegah penularan. … Baca Selengkapnya

Flu lagi. Kenali Influenza Tipe A.

flayer mari kenali apa itu infuenza tipe a

Influenza A mudah menular.Penyebaran cepat.Risiko wabah tinggi. Gejala yang perlu Kamu waspadai.• Demam mendadak.• Batuk dan pilek.• Sakit tenggorokan.• Sakit kepala.• Nyeri tubuh dan menggigil. Kelompok berisiko tinggi.• Anak-anak.• Lansia.• Ibu hamil.• Penderita penyakit kronis. Langkah pencegahan yang bisa Kamu lakukan.• Vaksinasi influenza.• Terapkan PHBS setiap hari.• Jaga daya tahan tubuh.• Olahraga rutin.• Jaga kebersihan … Baca Selengkapnya

Lindungi keluarga dari Demam Berdarah Dengue dengan langkah sederhana yang bisa Kamu lakukan setiap hari.

Lakukan 3M Plus secara rutin.Gunakan kelambu dan kasa pada ventilasi.Pakai obat anti nyamuk sesuai kebutuhan.Kenakan pakaian lengan dan celana panjang.Jaga kamar tetap rapi.Tanam tanaman pengusir nyamuk di sekitar rumah. Cegah DBD mulai dari rumah.Lingkungan bersih menurunkan risiko penyakit. UPTD Puskesmas Banjarangkan II mengajak masyarakat untuk aktif mencegah DBD sejak dini.

Waspada Lalat, Si Kecil Pembawa Kuman!

Lalat bisa menjadi perantara penyebaran berbagai penyakit seperti diare, disentri, tifus, hepatitis A, dan keracunan makanan.Serangga kecil ini membawa kuman, virus, bakteri, dan parasit dari tempat kotor ke makanan kita. Jaga kebersihan makanan dan minuman dengan cara:✅ Tutup makanan yang sudah dimasak dengan tudung saji✅ Simpan jajanan dalam wadah tertutup✅ Tutup gelas minuman agar tidak … Baca Selengkapnya

Waspadai Keracunan Makanan!

Tanda-tanda keracunan makanan bisa muncul beberapa jam setelah makan dan sering kali diabaikan 😣 🍽️ Kenali gejalanya: 💧 Jika mengalami gejala tersebut, segera beri pertolongan pertama:➡️ Banyak minum cairan seperti air putih, oralit, atau minuman elektrolit➡️ Beri makanan ringan yang mudah dicerna jika memungkinkan ⚠️ Bila gejala tak kunjung membaik atau semakin berat, segera periksa … Baca Selengkapnya

Awas Kolesterol Tinggi!

Ilustrasi seorang wanita dengan ekspresi berpikir, di sampingnya terdapat ikon makanan cepat saji seperti burger, kentang goreng, minuman bersoda, serta simbol kesehatan. Teks pada gambar: 'INI PENYEBAB KOLESTEROL TINGGI! jangan sampai kolesterol kamu naik yaa'. Logo instansi dan kontak UPTD Puskesmas Banjarangkan II ada di bagian atas dan bawah gambar

Kolesterol tinggi bisa membuat pembuluh darah menyempit, jantung bekerja lebih keras, dan meningkatkan risiko serangan jantung maupun stroke ⚠️ 👉 Penyebab kolesterol naik biasanya karena:🍔 Konsumsi makanan berlemak, gorengan, dan fast food🚬 Kebiasaan merokok & alkohol📉 Kurang olahraga dan berat badan berlebih 💡 Yuk cegah sejak dini dengan:✅ Pilih makanan sehat✅ Rajin olahraga minimal 30 … Baca Selengkapnya

Ibu Hamil, Sudah Tahu Pentingnya Imunisasi TD?

Ilustrasi seorang ibu hamil dengan ekspresi ragu sambil meletakkan tangan di dagu, disertai teks 'Vaksin Pas Lagi Hamil, Aman Gak Yaa?'. Latar belakang ruang tamu dengan sofa biru dan televisi. Bagian bawah terdapat kontak Puskesmas Banjarangkan II serta ikon media sosial

Imunisasi Tetanus Difteri (TD) sangat penting untuk melindungi ibu hamil dan bayi baru lahir dari tetanus, yaitu infeksi serius akibat bakteri Clostridium tetani yang bisa masuk lewat luka atau tali pusat. 📌 Catatan Penting✔️ Imunisasi TD diberikan setelah dilakukan skrining oleh tenaga kesehatan.✔️ Bila status sudah T5, imunisasi TD tidak perlu diberikan lagi. Jadi, jangan … Baca Selengkapnya