Dukung Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) November 2026, Lindungi Anak untuk Masa Depan Lebih Sehat

Poster edukasi Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) November 2026 dari UPTD Puskesmas Banjarangkan II. Menampilkan informasi imunisasi DT untuk siswa kelas 1 dan Td untuk siswa kelas 2 dan 5 SD/MI sederajat, manfaat imunisasi untuk melindungi anak dari penyakit difteri dan tetanus, serta ajakan menyukseskan BIAS.

UPTD Puskesmas Banjarangkan II akan melaksanakan kegiatan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) pada November 2026 di sejumlah sekolah dasar (SD) wilayah kerja Puskesmas Banjarangkan II. Kegiatan BIAS merupakan salah satu upaya pemerintah dalam melindungi anak usia sekolah dari penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi. Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak dapat tumbuh sehat, kuat, serta terlindungi … Baca Selengkapnya

Kunjungan Calon Pengantin (CATIN) sebagai Upaya Persiapan Kesehatan Sebelum Menikah

Petugas kesehatan melakukan kunjungan calon pengantin (CATIN) untuk memberikan pelayanan dan edukasi kesehatan sebelum menikah. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya UPTD Puskesmas Banjarangkan II dalam meningkatkan kesadaran calon pasangan mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan, kesehatan reproduksi, gizi seimbang, dan persiapan membangun keluarga yang sehat.

UPTD Puskesmas Banjarangkan II melaksanakan kunjungan calon pengantin (CATIN) sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pasangan dalam mempersiapkan kesehatan sebelum memasuki kehidupan pernikahan. Persiapan kesehatan sebelum menikah merupakan langkah penting untuk mendukung kesehatan calon pasangan serta merencanakan kehidupan keluarga yang sehat. Melalui kegiatan ini, petugas kesehatan memberikan perhatian terhadap kondisi kesehatan calon … Baca Selengkapnya

Kenali, Cegah, dan Lindungi Diri Dari Influenza

Infografis edukasi influenza dengan tema “Kenali, Cegah, Lindungi”. Materi menjelaskan influenza sebagai infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh virus influenza dan mudah menular, gejala berupa demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan, serta nyeri otot atau badan lemas. Infografis juga memuat cara mencegah influenza dan kondisi yang memerlukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan.

Influenza merupakan infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh virus influenza dan mudah menular. Penyakit ini dapat menyebar melalui kontak dekat dengan orang yang sedang sakit, terutama ketika seseorang batuk atau bersin. Mengenali gejala influenza menjadi langkah awal untuk menjaga kesehatan diri dan mencegah penularan kepada orang lain. Beberapa gejala yang dapat muncul antara lain demam, … Baca Selengkapnya

Pemberian Obat Cacing pada Anak Sekolah

Kegiatan edukasi dan pemberian obat cacing pada anak sekolah oleh petugas kesehatan UPTD Puskesmas Banjarangkan II. Anak-anak mengikuti kegiatan edukasi di ruang kelas dan berpartisipasi dalam penyampaian informasi mengenai pencegahan kecacingan, kebersihan diri, serta pentingnya menjaga kesehatan.

Pemberian obat cacing pada anak sekolah merupakan salah satu upaya untuk mencegah dan mengendalikan kecacingan pada anak. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan anak agar dapat tumbuh, berkembang, dan mengikuti kegiatan belajar dengan baik. Kecacingan dapat terjadi ketika anak terinfeksi cacing yang masuk ke dalam tubuh melalui lingkungan atau kebiasaan yang kurang bersih. … Baca Selengkapnya

Pengambilan Sampel Darah Malaria bagi Penduduk Pendatang sebagai Upaya Deteksi Dini

Petugas UPTD Puskesmas Banjarangkan II melakukan pengambilan sampel darah untuk pemeriksaan malaria pada penduduk pendatang sebagai bagian dari upaya deteksi dini malaria dan edukasi pencegahan penularan di masyarakat. Pemeriksaan dilakukan dengan mengambil sampel darah dan memberikan edukasi mengenai gejala malaria serta pencegahan gigitan nyamuk.

UPTD Puskesmas Banjarangkan II melaksanakan kegiatan pengambilan sampel darah malaria bagi penduduk pendatang sebagai bagian dari upaya deteksi dini dan pencegahan penularan malaria di masyarakat.

Kegiatan ini dilakukan dengan mengambil sampel darah dari penduduk pendatang untuk dilakukan pemeriksaan malaria. Pemeriksaan dilakukan sebagai langkah skrining untuk mengetahui adanya infeksi malaria sehingga dapat dilakukan tindak lanjut sesuai dengan hasil pemeriksaan.

Malaria merupakan penyakit yang disebabkan oleh parasit Plasmodium dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles. Gejala yang dapat muncul antara lain demam, menggigil, berkeringat, sakit kepala, lemas, serta nyeri pada tubuh. Pada kondisi tertentu, malaria dapat berkembang menjadi penyakit yang lebih berat apabila tidak segera ditangani.

Penduduk yang datang atau tinggal dari wilayah yang memiliki risiko malaria perlu mendapatkan perhatian dalam upaya pencegahan dan deteksi dini. Pemeriksaan sampel darah membantu petugas kesehatan mengetahui kondisi kesehatan dan menentukan langkah selanjutnya apabila ditemukan hasil yang memerlukan penanganan.

Melalui kegiatan ini, masyarakat juga diberikan edukasi mengenai pentingnya mengenali gejala malaria, menjaga kebersihan lingkungan, serta menghindari gigitan nyamuk. Upaya perlindungan dari gigitan nyamuk dapat dilakukan dengan menggunakan kelambu saat tidur, memakai pakaian yang menutup tubuh, menggunakan obat antinyamuk, serta menjaga lingkungan agar tidak menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.

Masyarakat yang mengalami demam atau gejala lain yang mengarah pada malaria, terutama setelah melakukan perjalanan atau tinggal di wilayah berisiko, diimbau untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan.

UPTD Puskesmas Banjarangkan II berkomitmen untuk terus mendukung upaya pencegahan dan pengendalian malaria melalui deteksi dini, pemeriksaan kesehatan, edukasi kepada masyarakat, serta pemantauan kesehatan secara berkelanjutan.

Waspada Demam Berdarah Dengue (DBD), Lindungi Keluarga dengan 3M Plus

Poster edukasi “3M Plus Cegah DBD” yang menjelaskan langkah menguras, menutup, dan mendaur ulang, serta berbagai upaya tambahan untuk mencegah gigitan dan perkembangbiakan nyamuk penyebab DBD.

Meningkatnya populasi nyamuk di lingkungan sekitar dapat meningkatkan risiko penularan Demam Berdarah Dengue (DBD). Penyakit ini ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan dapat menyerang siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa. Gejala DBD yang perlu diwaspadai antara lain demam tinggi mendadak, nyeri kepala, nyeri otot dan sendi, muncul bintik merah pada kulit, serta rasa … Baca Selengkapnya

WASPADA HANTA VIRUS

WASPADA PENYAKIT HANTA VIRUS

Kasus infeksi virus hanta pada manusia lebih banyak ditemukan di lingkungan dengan sanitasi buruk dan populasi tikus yang tinggi. Gejalanya mungkin terlihat ringan di awal, tapi dampaknya bisa fatal bagi ginjal dan pernapasan.Oleh karena itu, penting untuk selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Jika sakit, segera periksa ke dokter dan pemeriksaan laboratorium agar mencegah penularan. … Baca Selengkapnya

Flu lagi. Kenali Influenza Tipe A.

flayer mari kenali apa itu infuenza tipe a

Influenza A mudah menular.Penyebaran cepat.Risiko wabah tinggi. Gejala yang perlu Kamu waspadai.• Demam mendadak.• Batuk dan pilek.• Sakit tenggorokan.• Sakit kepala.• Nyeri tubuh dan menggigil. Kelompok berisiko tinggi.• Anak-anak.• Lansia.• Ibu hamil.• Penderita penyakit kronis. Langkah pencegahan yang bisa Kamu lakukan.• Vaksinasi influenza.• Terapkan PHBS setiap hari.• Jaga daya tahan tubuh.• Olahraga rutin.• Jaga kebersihan … Baca Selengkapnya

Lindungi keluarga dari Demam Berdarah Dengue dengan langkah sederhana yang bisa Kamu lakukan setiap hari.

Lakukan 3M Plus secara rutin.Gunakan kelambu dan kasa pada ventilasi.Pakai obat anti nyamuk sesuai kebutuhan.Kenakan pakaian lengan dan celana panjang.Jaga kamar tetap rapi.Tanam tanaman pengusir nyamuk di sekitar rumah. Cegah DBD mulai dari rumah.Lingkungan bersih menurunkan risiko penyakit. UPTD Puskesmas Banjarangkan II mengajak masyarakat untuk aktif mencegah DBD sejak dini.